Langsung ke konten utama

Puisiku

Karena kebodohan yang tak ada gunanya
semua adalah kenyataan yang tak berarti
percuma hidup tapi diselimuti asap hitam yang kelam
bukan berarti hidup ini adalah kesesatan yang nyata
tapi hidup ini adalah amanah dari Sang Maha Kuasa
kita tak boleh menyia-nyiakan hidup ini
karena hidup ini mahal tak ada gunanya kita menyesal dibelakang
jangan jadikan apa yang terjadi itu adalah penyesalan
tapi jadikanlah itu semua pelajaran hidup yg berarti
karena nafsu semuanya jadi kelam
tak ada gunanya untuk apa kita hidup tanpa nafsu
karena nafsu adalah bagian dari hidup ini
tanpa nafsu hidup ini serasa thampa
tapi terkadang orang selau salah dalam pengertian nafsu itu
nafsu adalah sesuatu yang harus kita jaga jangan sampai nafsu itu dibiarkan begitu saja
dalam kegelapan yang nyata dalam hidup ini
cobalah untuk mengerti apa gunanya nafsu itu
 karena tak ada seorangpun yang mampu menahan keinginan dalam hidup tanpa ada nafsu yang berarti
marilah sejak dini kita melatih nafsu ini agar tak ada lagi kesesatan yang tak ada gunanya
tapi kalau sudah terjadi semoga ALLAH mengampuni segala dosa kita didunia ini ......Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi : Rapuh

Rapuh Terpuruk dalam keangkuhan semua berawal dari insan yang durhaka semua hanya terasa kerapuhan  keegoisan menujukan sikap mulaiakah? aku hanya pucuk yang rapuh dalam kesenjaan belaka aku tak mengerti kau sungguh egois merenggut batin yang suci tersesak dada ini setelah  kau lambaikan keangkuhanmu tak ada lagi ruangkah? berawal dari kerakusan yang membawa pepucukan  menjadi rapuh dalam alunan sendu teramat dia amat rakus terhadap auksin rasa bukan pupuk yang dia beri untuk kesuburan....

Pucuk

 Tentang aku Ketahuilah tentang tautan rasa aku ini pepucuk ranting pepucuk daun dan bukan tunas dia hanya akan tumbuh bukan untuk berkembang dewasa namun menua dia takakan berujung bunga tapi akan tumbuh pucuk-pucuk baru kuharap kau bisa mengerti memahami dan mungkin dirimu lebih tau bahwa tentang pucuk dia butuh lebih banyak auksin rasa dan bukan pupuk rasa

Puisi

Terasa pahit memang serasa Keraguan memang pasti Kekeuatan hati yang tak terbendung Kehampaan akan beribu malam Bidadari kecil itu tersenyum Saat melihat tawa dan senyumku Tapi senyuman itu runtuh seketika saat Aku merajalela dalam kegelapan Sesaat tersesat tak ada yang menolong Hanya kehampaan yang menyelimuti kekuatan hati ini Terasa sesak dada ini Apakah semua itu cobaan ? Aku tak mengira semua itu terulang lagi Aku mencoba untuk bertahan dan berdo'a Semoga ALLAH mengabulakn do'aku Angin itu mulai menyisihkan untuk hati ini